Bagaimana Cara Untuk Mengatasi Alergi Pada Anak

Terjadinya alergi pada anak disebabkan karena bayi dan anak anak mempunyai kulit yang masih sangat sensitif, itu dikarenakan sistem imun yang belum terbentuk sempurna.

Hal mudah yang bisa memicu terjadinya alergi adalah pencemaran udara atau udara yang kotor, si Kecil akan sangat mudah terkena alergi jika menghirup udara kotor, tidak hanya menyerang sistem pernafasan saja, tetapi bisa juga membuat kulitnya menjadi gatal gatal dan merah.

Lalu bagaimana bisa terjadinya alergi? Alergi merupakan respon yang dikeluarkan imun tubuh terhadap benda atau zat asing yang dianggap bisa membahayakan sistem kesehatan tubuh, sehingga terjadinya perlawanan dan menyenangkan terjadinya alergi.

Benda atau zat asing yang tidak dikenali tubuh disebut dengan alergen. Alergen bisa berbentuk apa saja, mulai dari makanan, serbuk sari bunga, kandungan udara yang kotor, atau cuaca yang terlalu panas atau terlalu dingin.

Jika si Kecil terkena alergi, tanda yang paling mudah bisa Bunda perhatikan adalah terjadinya reaksi kulit yang kemerahan, terasa gatal dan bentol yang bisa membuat si Kecil merasa tidak nyaman.

Ketahui penyebab terjadinya alergi pada anak

Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab terjadinya alergi, namun hal yang paling sering terjadi adalah dari kotoran yang dibawa melalui udara, selain itu makanan dan hewan juga bisa menjadi penyebab utama alergi, Bun.

Berikut beberapa penyebab yang bisa membuat anak mengalami alergi:

1. Serbuk sari dari bunga atau tumbuhan

Alergi yang disebabkan oleh serbuk sari biasa dikenal dengan istilah rose fever atau hay fever. Ketahuilah, kandungan serbuk sari pada udara merupakan penyebab utama terjadinya alergi.

Lalu darimana kah serbuk sari itu muncul? Serbuk sari diproduksi oleh pohon, gulma dan berbagai jenis rumput untuk menyibukkan tanaman lain dengan cara melepaskan partikel partikel kecilnya di udara.

Jumlah serbuk sari di udara akan sangat melimpah ketika di pagi hari, dengan cuaca yang hangat, kering dan berangin. Penyebaran serbuk sari biasanya terjadi ketika musiman saja.

2. Alergi dari makanan

Ada beberapa jenis makanan tertentu yang bisa menyebabkan terjadinya alergi pada si Kecil.Namun, sebagian besar alergen terdapat pada jenis makanan seperti telur, kerang, ikan dan susu sapi. Jenis kacang kacangan seperti kacang tanah, kacang pohon, kedelai dan gandum juga bisa menjadi penyebab terjadinya alergi.

3. Hewan yang bisa menyebabkan alergi

Hal yang paling umum terjadi pada alergen hewan adalah hewan peliharaan. Alergen hewan peliharaan biasanya disebabkan oleh bulu hewan dan air liurnya.

Biasanya, hewan peliharaan akan membersihkan bulu dengan lidah, sehingga air liur yang terkandung pada lidah akan menempel pada bulu bulunya yang lepas.

Bahayanya ketika air liur tersebut mengering dan partikel protein akan mengudara hingga meresap ke setiap sudut bagian rumah.

Selain bulu dan air liur, air seni hewan juga bisa menyebar dengan cara yang sama yaitu dengan melalui udara atau tempat buang air hewan peliharaan yang tidak dibersihkan.

Lalu bagaimana cara penanganannya? Bunda bisa memberikan obat obatan tertentu dengan resep dari dokter atau bidan, atau dengan memberikan lotion untuk alergi yang terjadi pada kulit di Kecil.

Jika tidak ingin si Kecil terkena alergi, maka Bunda harus menghindarkan si Kecil dari berbagai penyebab yang bisa membuatnya alergi, dengan membersihkan setiap ruangan dan membuat udara menjadi lebih sehat dan segar.

Selain itu tidak sembarangan untuk memberikan makanan yang bisa memicu alergi dan selalu membersihkan setiap sudut rumah jika Bunda mempunyai hewan peliharaan.

 

Metadesc : banyak penyebab yang bisa memicu alergi pada anak, mulai dari udara yang kotor dan jenis makanan tertentu. Usahakan untuk menjaga udara tetap segar dan sehat.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *