5 Tips Aman Mengoperasikan Alat Berat

Dalam mengoperasikan alat berat memiliki resiko tersendiri, oleh sebab itu setidaknya kamu perlu tau terlebih dahulu step by step bagaimana cara pemasangan kabel tray, atau cara menggunakan excavator dengan benar. Dengan begitu kamu bisa meminimalisir resiko kecelakaan dalam mengoperasikan atau melaksanakan kegiatan konstruksi bangunan menggunakan alat tertentu. Selain itu ada beberapa hal yang bisa kamu terapkan sebelum kamu mulai mengoperasikan alat berat agar tidak terjadi kecelakaan, beberapa diantaranya adalah:

Hal-Hal Penting Saat Operasikan Alat Berat Agar Aman

1. Survey Lapangan

Alat berat biasa digunakan dalam projek pembangunan skala besar, oleh sebab itu untuk mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan kamu bisa survey terlebih dahulu lokasi pembangunan yang bisa dilakukan oleh staff supervisor. Amati dan inspeksi area kerja dengan teliti sebelum pekerjaan dengan alat berat di lakukan. Rencana pekerjaan juga bisa dikomunikasikan kepada seluruh anggota personil yang terlibat pada proyek tersebut.

 

2. Lakukan Persiapan Sebelum Mengoperasikan Alat Berat

Sebelum kamu gunakan, pastikan alat dalam kondisi yang layak dengan menggunakan formulir pemeriksaan yang sudah dipersiapkan oleh penyedia alat tersebut. Apabila memang terdapat kerusakan, kamu bisa segera laporkan dan lakukan perbaikan terlebih dahulu. Selain itu gunakan alat pelindung diri (APD) apabila di butuhkan. Kamu harus memastikan tingkat kenyamananmu dan memenuhi segala prosedur keselamatan ketika di dalam kabin sebuah alat berat. Diantaranya kamu bisa mengatur tempat duduk di kabin dan menggeser spion bila diperlukan. Pastikan pekerja lain yang tidak berhubungan dengan pekerjaan tersebut tidak berada di lokasi kerja.

 

3. Sediakan Alat Komunikasi

Komunikasi merupakan salah satu sarana yang sangat penting pada saat pengerjaan proyek tersebut, oleh sebab itu pastikan para pekerja memiliki berbagai macam sarana komunikasi seperti komunikasi radio atau sinyal tangan dari spotter. Peran alat komunikasi pada saat pengerjaan sangat penting, kamu bisa meminta bantuan pada saat kekurangan tenaga atau kekurangan alat pada saat pengerjaan. Selain itu kamu juga bisa menjaga komunikasi kamu dengan para pekerja pada saat pengoperasian alat berat tersebut agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

 

4. Pemeliharaan Setelah Mengoperasikan Alat

Setelah kamu selesai mengerjakan proyek dan mengoperasikan alat berat yang kamu gunakan, kamu bisa meletakkan atau parkirkan alat berat yang sudah kamu gunakan di tempat datar dan aman. Selain itu setelah mematikan mesin, bersihkan kabin operator dan amati panel indikator. Kemudian lakukan pemeriksaan kembali pada semua keamanan sistem serta alat secara mendetail.

 

5. Tindakan Pada Saat Situasi Darurat

Walaupun tidak ada yang mengharapkan hal ini terjadi, akan tetapi kita harus mempersiapkan kemungkinan terburuk. Ada beberapa situasi darurat yang kerap terjadi pada saat pengerjaan seperti kecelakaan kerja, kebakaran, bencana alam, atau gangguan binatang liar, kamu bisa menghubungi pengawas/supervisor lapangan sesegera mungkin tidak lebih dari 24 jam.

Alat berat ada untuk membantu para kontraktor bangunan dalam mengerjakan projek mereka, namun demikian kita harus berhati-hati dalam mengoperasikan alat tersebut. Selain alat berat kamu juga bisa menggunakan beberapa aplikasi project management untuk membantu kamu dalam mengkoordinir pekerjaan kamu secara online.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *